SHARE
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Halo, selamat pagi. Apa kabar lagi?
Kembali lagi dengan tips dan trik mapping sukses ala localhost/bg2/

Jika sebelumnya kita telah mengetahui Tips sukses Mapping pada tahap persiapan. Sekarang marilah kita lanjutkan tahap selanjutnya. Bagaimana kiatnya sukses di lapangan?

Sebenarnya banyak cara untuk dapat menjadikan kegiatan mapping menjadi suatu pengalaman yang asik, seru dan menyenangkan. Namun, pada kesempatan kali ini kita akan meringkasnya menjadi 7 rahasia sukses mapping menyenangkan.

Apa saja itu? Check it out!
  1. Do it with Love

Kerjakanlah mappingmu dengan cinta. Jika kamu pernah mendengar kata mutiara, “kerjakanlah apa yang kamu cintai, dan cintai apa yang kamu kerjakan”, maka percayailah itu. Semuanya berawal dari cinta, kalau bukan karena cinta tak akan tercipta puisi, kalau bukan karena cinta tak akan selesai pemetaan geologi.

Oke, maaf kalau agak lebay dan alay. Namun benar, untuk mendapatkan pengalaman mapping yang menyenangkan yang pertama harus ada adalah cinta. Dan cinta tak kan muncul begitu saja jika tak ada benih-benihnya, dan benih-benih tidak akan tumbuh jika tidak ada kerja dan usaha untuk merawatnya. Begitu juga dengan geologi, untuk mencintai geologi kita harus mengenal dan mempelajarinya dengan sungguh-sungguh. Itulah kerja, sebagai bukti cinta  kita yang tidak ada batas waktunya.

  1. Persiapan matang sebelum ke lapangan

Mungkin tips yang pertama agak absurd gitu ya? Yaudah, cuekin aja kalau ga setuju.

Maka tips kedua ini tak kalah penting dari pada tips pertama. Pernah denger kata-kata pepatah kaya gini ga? “lebih baik bermandi keringat saat latihan, daripada menangis darah saat di lapangan”

Belum pernah ya? Ya, intinyanya adalah Persiapan itu penting. Udah gitu aja. Untuk penjelasan selengkapnya tentang ini silakan baca lagi di postingan sebelumnya.

  1. Bersikap ramah dan bersosialisasilah

Hal inilah yang sering dilupakan oleh kebanyakan orang yang melupakan hal ini. Bersikap ramah adalah salah satu sikap yang harus kita bawa kemana saja kita pergi. Jika diilustrasikan, ibaratnya kita sedang masuk ke dalam rumah orang lain, maka tidak mungkin kita menunjukkan sikap angkuh seolah-olah kita merasa memiliki rumah tersebut. Maka sangat penting bagi kita untuk menunjukkan sikap “punten” agar orang lain memberikan sikap “mangga” sebagai balasannya. Jika ini diterapkan dengan baik maka akan semakin mudah jalan yang akan kita lalui. Semoga.

Selain itu tetap harus bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Minimal sekedar menyapa dan basa-basi dengan warga sekitar. Intinya: jika kita memberikan suatu kebaikan, maka bisa jadi tanpa disangka-sangka kita akan mendapatkan kebaikan yang lebih besar daripada yang kita berikan. Hukum ini sudah terbukti 1000% oleh penulis sendiri. Udah ikuti aja.

  1. Dapatkan data batuan dan bukti fenomena geologi sebanyak-banyaknya

Patut dicoba, dan lakukanlah ini secara efektif dan efisien. Karena ini adalah tujuan utama kita melakukan mapping geologi di lapangan. Lebih baik kelebihan data daripada kekurangan data setelah kembali ke kampus. Terkadang data yang didapatkan di lapangan, memang tidak selalu match dengan peta dapat menceritakan sejarah dan fenomena geologi dengan sempurna. Data yang tidak sesuai itu bisa tidak digunakan, sehingga kita hanya menggunakan data yang paling mewakili keadaan lapangan sebenarnya  saja ke dalam peta. Jika data yang banyak itu mempunyai kesamaan, nantinya hal ini bisa memperkuat keyakinan kita dalam analisis dan identifikasi data.

Nah itulah salah satu alasan agar mendapatkan data lapangan yang sebanyak-banyak, data bisa dipilah-pilih kembali untuk dijadikan sebagai bahan laporan. Semoga dengan begitu bisa memaksimalkan hasil mapping kita.

  1. Input data, analisis, dan identifikasi sesegera mungkin

Manusia adalah tempatnya lupa. Maka segera setelah mendapatkan data lapangan, sesegera mungkin inputlah hasil lapangan ke dalam peta kerangka. Analisis dan lakukanlah identifikasi keadaan lapangan mapping untuk menentukan strategi untuk hari selanjutnya. Buatlah catatan kecil dari hasil analisis dan identifikasi sementara itu. Ikatlah ingatan dengan tulisan dan gambar.

Lakukan sesegera mungkin karena, sebagian besar manusia, sepulang dari lapangan biasanya diserang rasa malas dan akan terus menunda-nunda. Jangan sampai malas dan menunda-nunda itu berlanjut sampai dua tahun. Jangan!. Belajarlah dari pengalaman orang lain, anda berhak menjadi lebih baik daripada saya.

  1. Dokumentasikan setiap momen penting selama mapping

Jika anda sering mendengar kata-kata dari kaskuser, “NO PICT HOAX”, maka di sinilah dokumentasi memegang peranan pentingnya. Dokumentasi adalah data paling penting yang digunakan sebagai bukti bahwa apa saja yang kita jelaskan dalam laporan itu benar-benar ada dan semuanya berdasarkan hasil penelitian. Banyak cara mendokumentasikan suatu fenomena, yaitu: fotografi, sketsa, tulisan, dan juga video.

Selain dokumentasi untuk data geologi, dokumentasi pribadi perjalanan mapping juga jangan diabaikan. Jangan anggap remeh, karena dokumentasi sebenarnya banyak juga manfaatnya? Selain untuk menjaga mood dan sebagai mood booster saat di lapangan, dokumenter pribadi ini juga sebagai kenang-kenang buat kita. Dan bisa jadi dokumenter yang kita buat nantinya bisa menjadi pembangkit semangat lagi saat merasa futur dalam hidup. Tinggal disesuaikan aja.

Oya, karena sekarang mainnya sudah dunia instagram, kamu pun bisa mengupload hasil dokumentasi kamu di instagram @belajargeologi dengan menyertakan hashtag #belajargeologi atau #outcropstory. Ditunggu ya.. 🙂

  1. Tinggalkan kesan yang baik

Terakhir, salah satu yang terpenting dari semuanya adalah meninggalkan kesan yang baik. Sudah menjadi hukum alam bahwa manusia dilihat bagaimana ia akhirnya. Maka pastikanlah akhir dari kegiatan mapping di lapangan anda adalah akhir yang baik. Jika akhirnya baik, maka dianggap baiklah seluruh proses sebelumnya walaupun di dalamnya banyak kesalahan. Jika akhirnyaa tidak baik, maka dinilainya juga tidak baik semuanya. Meninggalkan kesan yang baik tidak harus dengan meninggalkan sesuatu barang berharga atau uang. Cukup lakukan hal sederhana, seperti: menjaga kebersihan, foto perpisahan, meminta maaf dan berterimakasih, jika ada bisa juga memberikan hadiah. Berpamitanlah, sebagaimana kata pepatah, “Datang tampak muka, pulang tampak punggung”. Artinya apa? Cari sendiri di google. He he he.

Dalam kehidupan kita tidak pernah tahu kapan akhirnya, maka menjadi selalu baik adalah salah satu cara agar kita dapat menjadi manusia yang meninggalkan kesan yang baik di dunia ini.

Selanjutnya tinggal membahas tentang proses studio dan penulisan laporan. Dan jika anda ingin belajar tips menjadikan laporan penelitian menjadi sebuah karya tulis ilmiah yang apik, saya sarankan untuk mengikuti event ini. Event apa? klik di sini sekarang.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Apapun yang dilakukan dengan cinta, semua akan terasa lebih bahagia (doc. localhost/bg2/)

Dan inilah akhir dari Tips sukses mapping kali ini, nantikan tips-tips selanjutnya.

Mapping bukan hanya bicara urusan geologi melulu, lebih jauh dari itu melibatkan seluruh kehidupan ini memberikan pelajaran berharga jauh melampaui hanya sekedar bumi.

Mari kita lanjutkan dikolom komentar jika ingin berbagi tips lainnya. Siapa tahu geologi store khilaf dan memberikan hadiah untuk tips yang terbaik. Hehe.

Silakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here