Home Artikel Mengungkap Faedah Meletusnya Gunung Api

Mengungkap Faedah Meletusnya Gunung Api

40
0
SHARE

Oleh : Faisal Sangaji

Bumi yang kita pijak menyimpan banyak kisah dan rahasia, yang sekelumitnya telah tersingkap oleh pengetahuan manusia. Sebagai Geologist, kita memahami bahwa setiap bagian pembentuk bumi hadir bukan tanpa alasan, melainkan terdapat kebermanfaatan. Penciptaannya mengandung maksud dan tujuan seperti yang digariskan oleh Sang Pencipta. Salah satunya pada penciptaan gunung api.

Pemandangan Gunung Slamet di Jawa Tengah dari kejauhan
Pemandangan Gunung Slamet di Jawa Tengah dari kejauhan

Sebagai penduduk Indonesia, tentunya kita telah banyak berinteraksi dengan gunung api baik yang memandanginya dari kejauhan ataupun yang melakukan pendakian hingga ke puncak tertingginya. Sebagai penduduk negeri jalur cincin api (ring of fire) kita telah menjadi saksi atas pesona keindahan yang sekaligus menyimpan kengerian letusan – yang tidak semua orang berkesempatan menyaksikan peristiwa tersebut seperti di Inggris yang tak memiliki gunung api atau di Pulau Kalimantan.

Gunung api dalam ilmu geologi terbentuk akibat proses magmatisme, yaitu ketika magma yang bergerak naik mampu menembus ke permukaan bumi. Magma yang berhasil muncul ke permukaan tersebut lambat laun membentuk tubuh ideal gunung api, seperti yang kita lihat saat ini di mana prosesnya berlangsung hingga ribuan tahun (fase konstruktif).

Gunung api hakikatnya seperti pohon yang tumbuh. Jika gunung api disayat secara vertikal, maka akan tampak tubuh magma yang menyerupai akar dan cabang.

Gambaran anatomi gunung api
Gambaran anatomi gunung api

Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwasanya di dalam mantel bumi terdapat material plastis yang bergerak secara kontinyu. Pergerakan dan panas yang dimiliki oleh mantel menghasilkan akumulasi energi. Manifestasi gunung api inilah yang kemudian melepaskan akumulasi energi secara perlahan ke permukaan. Kalau ibarat kata “jerawat” udah tumbuh besar tapi kotoran nggak bisa keluar, terasa sakit bukan. Disinilah pentingnya keberadaan gunung api sebagai penyeimbang yang mengeluarkan akumulasi energi dari dalam bumi. Kalau tiada, bisa meletus kali ya Bumi ini karena besarnya energi yang tertahan. Ternyata fungsi gunung api yang satu ini juga sudah disampaikan 1400 tahun yang lalu

Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak? (Q.S. An-Naba’ : 6-7)

Oleh karena itu dari gunung api kita dapat mengambil hikmah, bahwa segala sesuatu  pasti ada maksudnya bisa jadi itu membawa berkah ataupun rahmat namun bisa juga memberi peringatan kepada umat manusia untuk selalu bersyukur dan menyadari bahwa manusia hanyalah makhluk kecil diantara ciptaanNYA.

Berikut saya paparkan secuil kisah dari salah satu gunung api di Jawa Tengah. Yaps.. Kisah di bagian lereng timur Gunung Slamet

Seuntai Kisah Klasik dari Lereng Timur Gunung  Slamet

Dunia bak panggung sandiwara yang menghadirkan cerita epik ataupun romansa seperti tertoreh pada sebuah kisah klasik Gunung Slamet.

Singkapan lapisan endapan piroklastika Gunung Slamet
Singkapan lapisan endapan piroklastika Gunung Slamet

Endapan jatuhan piroklastika terdiri dari scoria berukuran pasir-lapili, litik disertai lontaran bom gunung api tertata apik berlapis tak terkonsolidasi. Pada episode selanjutnya material itu secara selaras ditumpangi aliran lava basal masif-skoria, yang sebagian membentuk ropy lava sebagai flank eruption (letusan samping) mengisahkan kepada manusia bagaimana Gunung Slamet membangun tubuh komposit dan menjalani hidupnya yang melankolis.

Kenampakan ropy lava hasil erupsi Gunung Slamet
Kenampakan ropy lava hasil erupsi Gunung Slamet

Sekian dulu cerita tentang gunung api kali ini. Selamat mengagumi, terus belajar dan semakin menginspirasi.

 

Referensi :

Sutawidjaya, I.S., Aswin, D. dan Sitorus, K., 1985, Peta Geologi Gunungapi Slamet, Jawa Tengah, Bandung : Direktorat Vulkanologi

Sutawidjaya, I.S. and Sukhyar, R., 2009, Cinder cones of Mount Slamet, Central Java, Indonesia, Jurnal Geologi Indonesia, Vol. 4 No. 1 Maret 2009: 57-75

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here