Home Wawasan Geotravel Warisan Geologi untuk Sumatera | Danau Lut Tawar & Danau Toba

Warisan Geologi untuk Sumatera | Danau Lut Tawar & Danau Toba

175
0
SHARE

Banyak yang bilang Indonesia adalah negeri yang indah. Itu adalah kenyataan yang kita nikmati sekarang sebagai orang Indonesia. Indonesia juga merupakan negeri yang kaya akan warisan geologinya. Terhimpit oleh tiga lempeng tektonik, menjadikan Indonesia memiliki keragaman geologi yang sangat melimpah. Maka sangat tepat jika dikatakan bahwa Indonesia adalah laboratorium geologi yang sangat menarik untuk dipelajari.

Indonesia adalah laboratorium geologi yang sangat menarik untuk dipelajari

Salah satu pulau dari ribuan pulau di Indonesia yang kekayaan geologinya menarik adalah Sumetera. Sumatera merupakan pulau kedua terbesar di Indonesia dan ke-enam di dunia. Sesar Sumatera yang terkenal itu memainkan peran kunci dalam membentuk tatanan geologi Sumtera. Ada barisan gunung yang kita kenal sebagai bukit barisan yang membentang dari utara hingga selatan Sumatera. Di Sumatera juga kita jumpai danau-danau besar yang terbentuk akibat aktivitas tektonik maupun vulkanik. Cekungan-cekungan kaya energi juga bisa kita dapati di Sumatera.

Menarik jika kita ulas apa saja warisan geologi yang ada di Pulau Sumetera ini. Sehingga kita dapat mencintainya dan menggunakan kekayaan ini secara proporsional dan berkelanjutan. Mari kita simak apa saja warisan geologi yang ada di Sumatera.

  1. Lut Tawar, Nanggroe Aceh Darussalam

(img : media-cdn.tripadvisor.com)

Danau Lut Tawar berada di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Nanggroe Aceh Darrussalam. Danau ini merupakan danau tektono-vulkanik yang sangat erat keterbentukannya dengan Sesar Sumatera. Proses pembentukannya bersamaan dengan terbentuknya Sesar Semangko yang dimulai ketika kativitas erupsi berhenti & dapur magma yang kosong menjadi tidak stabil hingga terjadi patahan & longsoran yang dipengaruhi oleh adanya sesar Semangko1.

Yang membuat danau ini menarik, selain keindahannya tentu saja, adalah Kars yang mengelilingi danau ini. Danau ini merupakan sati-satunya danau di Pulau Sumatera yang terbentuk dari bentang alam Kars yang berumur Perm Akhir. Selain itu pada bagian barat Danau Lut Tawar ditemukan dua kerangka yang diyakini sebagai manusia prasejarah berumur 5000-7000 tahun lalu. Di Sekitar danau ini juga ada Gua Loyang Putri Pukes yang merupakan legenda masyarakat sekitar.

 

  1. Danau Toba, Sumatera Utara

(img : mentaritravelservices.com)

Siapa yang tidak kenal danau kaldera terbesar di dunia ini. Danau Toba sangatlah fenomenal. Danau Toba memiliki panjang sekitar 87 Km dan lebar 27 Km. Yang unik dari Danu Toba ini adalah Pulau Samosir yang ada di tengahnya. Danau Toba berjarak 176 Km dari Kota Medan.

Sejarah geologi Danau Toba sangatlah fenomenal. Danau ini dahulunya adalah Gunungapi. Meletus pada sekitar 75 ribu tahun yang lalu. Sekitar 2800 Km kubik material erupsi dimuntahkan oleh Gunungapi Toba pada 75 ribu tahun yang lalu. Letusan supervolcano ini menyebabkan perubahan iklim pada saat itu. Erupsi ini juga dikenal dengan adanya Teori Katastrofisma Toba, yang dipercaya memusnahkan 75-90% manusia pada saat itu. Hal ini didukung oleh penelitian ahli dari berbagai disiplin.

Toba sendiri pernah meletus beberapa kali yaitu pada 840 ribu tahun yang lalu, sekitar 700 ribu tahun yang lalu, dan pada 75 ribu tahun yang lalu. Letusan 75 ribu tahun yang lalu inilah yang memproduksi endapan Toba Muda yang mengandung Tuf.

Itu adalah dua dari sekian banyak warisan geologi di Pulau Sumatera, kita akan bahas pesona warisan geologi Pulau Sumatera lainnya di tulisan selanjutnya ..

*Beberapa sumber tulisan disarikan dari Buku Warisan Geologi Sumatra karya Oki Oktariadi & Rudy Suhendar yang diterbitkan oleh Badan Geologi 2014

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here